APRIL Pulp Mengembangkan Perajin Kain Tenun


APRIL Grup adalah produsen pulp dan kertas terbesar di dunia. Perusahaan ini juga merupakan perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan warga di sekitar area operasionalnya. Ada banyak kegiatan yang sudah mereka lakukan dan yang baru-baru ini adalah mengembangkan kemampuan para perajin kain tenun.
APRIL Pulp mengetahui persis bagaimana kondisi masyarakat di sekitarnya, yakni banyaknya penggangguran terutama para wanita. Mereka yang peduli terhadap nasib masyarakat di sekitarnya berinisiatif mengubahnya. Di bawah payung program Community Development (CD), mereka menggulirkan kegiatan pengembangan para perajin kain tenun. Kegiatan tersebut dimulai sejak 2017 lalu di Kabupaten Kepulauan Meranti di Provinsi Riau. Dalam hal ini, beberapa orang mampu berkembang menjadi perajin tenun. Mereka kemudian menjadi mitra binaan PT RAPP. Dengan kesuksesan di Kepulauan Meranti, menarik hati masyarakat di kawasan lain di Riau. Mereka berharap kegiatan serupa dilaksanakan dan hal ini direspon dengan baik oleh APRIL Grup yang melebarkan kegiatan pengembangan perajin kain tenun ke Kabupaten Pelalawan.
Oleh karena itu, APRIL Grup mengkontak Dewan Kerajinan Nasional Daerah Pelalawan (Dekranasda). Mereka mencari tahu keberadaan para perajin tenun yang ada dan pada akhirnya mereka mengajak sejumlah pihak yang berkecimpung di industri kerajinan kain tenun di Pelalawan dalam program pengembangan kemampuan perajin APRIL Grup. Sejak awal 2018, APRIL Grup mulai menjalankan kegiatan pengembangan keterampilan perajin kain tenun di Pelalawan. Ada dua orang yang diberi pelatihan khusus. Mereka adalah Rahmi dan Siti Mardiyah yang dijadikan pionir oleh APRIL Grup. Dari dua orang itu, Siti sudah mempunyai dasar keterampilan menenun. Ia pernah mendapat pelatihan dari Dekranasda Pelalawan dan sekarang ia tinggal mengikuti pelatihan yang dijalankan oleh APRIL Grup. Dan untuk Rahmi memulai dari nol. Ia dikirim untuk belajar dan mengikuti pelatihan di Pekanbaru. Pelatihan tersebut dilakukan selama dua hingga tiga minggu.
Setelahnya, proses pendampingan dijalankan. APRIL Grup mengajari mereka untuk melakukan proses pembuatan kain tenun yang tepat. Selain itu, APRIL Grup juga membekali mereka dengan cara-cara pemasaran dan manajemen usaha yang baik. Semua itu memang disengaja oleh APRIL Grup. Rupanya mereka ingin para perajin itu mampu berkembang menjadi pengusaha yang mandiri. Diharapkan ke depan mereka bakal sanggup mengelola kerajinannya sendiri menjadi usaha kecil yang menghasilkan.
Akan tetapi, sebelum itu benar-benar mampu mandiri, APRIL Grup memberikan dukungan terlebih dulu. Para perajin itu bekerja untuk PT RAPP. Mereka membuat kain dan mendapat bayaran dari pekerjaannya. Ini penting supaya para perajin bisa mendapat penghasilan untuk mendukung ekonomi keluarga. Namun, pada saat yang bersamaan, mereka masih bisa belajar. Dan itulah proses dari APRIL Grup dalam mengembangkan perajin kain tenun.
Newest
Previous
Next Post »